Adapun program tersebut melingkupi penghimpunan, pengembangan dan penyaluran dana sawit yang terpadu dan tepat guna secara profesional, akuntabel untuk kepentingan pengembangan SDM.
"Penelitian dan pengembangan, promosi, peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat, sarana dan prasarana untuk perkebunan kelapa sawit, pemenuhan kebutuhan pangan, hilirisasi perkembangan kelapa sawit dan penyediaan serta pemanfaatan bahan bakar nabati dalam bentuk bio diesel," ujar Eddy pada acara pembukaan pameran, Selasa (7/6/2022).
Eddy mengatakan, Kinerja BPDPKS didasarkan pada kemampuannya untuk menghimpun mengelola dan menyalurkan dana.
Nantinya dana yang disalurkan akan memberikan manfaat kepada peningkatan kinerja di sektor sawit Indonesia.
"Penyaluran dana oleh BPDPKS dilakukan melalui instrumen program penyaluran dana yang merupakan kebijakan dan kewenangan kementerian dan lembaga pemerintah .
Eddy melanjutkan, dengan sendirinya keberhasilan dalam penyaluran dan termasuk dampaknya sangat tergantung dari desain dan implementasi program tersebut.
"Sehingga sangat penting fungsi dari koordinasi dan kolaborasi antara BPDPKS dengan KL khususnya pemilik program sehingga program tersebut bisa berhasil dilaksanakan sesuai harapan," tutupnya.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
[ANALISIS] Peringatan Keras Panglima TNI Untuk Prajurit Aktif Rangkap Jabatan
Jokowi Diminta Sembunyi Dulu 5 Tahun
Tegas! Dikontak Pertamina, Fitra Eri Tolak Tawaran untuk Bantah Isu Pertamax Oplosan
Intip Dua Sosok Istri Tersangka Mega Korupsi Minyak Mentah, Langsung Gembok Akun Medsos