Bingung Cara Ampuh Lindungi Keuangan Masa Depan? Simak Solusi Berikut Ini!

- Senin, 06 Juni 2022 | 22:40 WIB
Bingung Cara Ampuh Lindungi Keuangan Masa Depan? Simak Solusi Berikut Ini!
Polhukam.id, Jakarta - Kondisi keuangan masa depan kerap menjadi kekhawatiran individu Pasalnya, kondisi masa depan merupakan suatu yang abstrak dan tidak bisa memberikan kepastian. Oleh karena itu, perlu adanya strategi yang baik untuk melindungi keuangan di masa mendatang.

Salah satu cara ampuh yang dapat dilakukan untuk melindungi kondisi finansial dari ketidakpastian risiko masa depan adalah dengan memiliki asuransi. Asuransi dapat membantu melindungi individu dari berbagai macam risiko keuangan yang timbul dari kejadian yang tidak diinginkan, seperti gangguan kesehatan, kecelakaan, hingga kematian.

Baca Juga: Berperan Penting dalam Perekonomian, Asuransi Sinar Mas Gencarkan Literasi Keuangan

Selain itu, asuransi juga dapat memberikan proteksi ekstra pada barang-barang individu, seperti rumah, kendaraan bermotor, sepeda, hingga gawai. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan, asuransi dapat membantu untuk mengurangi risiko pengeluaran yang tak terduga.

Delta Andreansyah, AVP Marketing & Growth Qoala, mengatakan setiap orang tentu memiliki berbagai mimpi dan cita-cita yang membutuhkan dukungan finansial yang diwujudkan dengan strategi perencanaan keuangan seperti menabung atau berinvestasi selama jangka waktu tertentu. 

Baca Juga: Tumbuhkan Kepercayaan Masyarakat Akan Asuransi, Ini Strategi IFG

"Perencanaan keuangan ini bisa lebih efektif ketika faktor risiko-risiko kerugian finansial sudah diminimalisasi secara baik dengan asuransi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/6/2022).

Dia memaparkan, alokasi dana sebesar 20% dari total pendapatan untuk membayar premi asuransi dapat memberikan perlindungan, seperti ketika sakit dan butuh pengobatan, maka arus kas tidak akan terganggu lantaran ada asuransi yang dapat melindungi.

Di samping itu, dalam pengelolaan keuangan yang sehat idealnya perlu untuk memiliki jaring pengaman atau yang sering dikenal dengan istilah safety net. Safety net ini didapatkan dengan memiliki dana darurat yang cukup serta asuransi.

Dana darurat sangat berguna membantu menghadapi kejadian tak terduga yang membutuhkan dana tunai segera. Hanya saja, dana darurat ini memiliki keterbatasan nilai. Rata-rata setiap orang diharapkan memiliki dana darurat sebesar minimal 6 kali nilai pengeluaran bulanan. Di sinilah pentingnya melengkapi safety net keuangan dengan asuransi.

Baca Juga: Mobil Usia 15 Tahun Bisa Dapat Proteksi, OVO Hadirkan Pasar Digital Asuransi Mobil

Asuransi menjadi jaring pengaman utama menghadapi risiko terjadinya kerugian finansial dalam jumlah besar. Nilai pertanggungan dan manfaat dari asuransi dapat membantu meminimalisasi biaya yang harus dikeluarkan apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan.

Misalnya, dengan membayar premi asuransi kesehatan sebesar Rp700 ribu per bulan, individu dapat memperoleh proteksi kesehatan dengan nilai mencapai Rp300 juta selama setahun. Maka, dengan uang kecil sebesar Rp700 ribu per bulan dapat melindungi individu dari potensi risiko pengeluaran biaya rumah sakit senilai Rp300 juta. 

Baca Juga: Bangkitkan Ekonomi UMKM Pascapandemi, Asuransi Rama Gandeng BPR Asli Dana Mandiri

"Alokasi anggaran untuk berinvestasi ataupun menabung tetap aman dan tujuan keuangan tetap bisa lebih mudah diwujudkan," ungkap dia.

Sumber: republika.co.id

Komentar