polhukam.id -- Kantongi dana hampir Rp10 triliun, Kepulauan Riau siap bangun jembatan yang diklaim akan jadi terpanjang di Pulau Sumatera.
Dilansir polhukam.id dari laman kpbu.kemenkeu.go.id, jembatan ini akan dibangun sepanjang 14,753 kilometer.
Tidak hanya menjadi penghubung, jembatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi biaya logistik di Kepulauan Riau.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari RPJMN 2020-2024 yang mendapat perhatian khusus sebagai salah satu proyek prioritas Pemerintah Propinsi Kepulauan Riau.
Jembatan yang dimaksud adalah Jembatan Batam-Bintan yang dibangun dengan total investasi mencapai Rp 9,78 triliun.
Jembatan Batam-Bintan akan dibangun sepanjang 14,753 Km, terbagi menjadi dua junction.
Bintan-Tanjung Sauh dan Tanjung Sauh-Batam, masing-masing sekitar 7,98 kilometer.
Porsi KPBU akan mendanai Bintan-Tanjung Sauh, sementara suntikan dana dari pinjaman luar negeri akan digunakan untuk Tanjung Sauh-Batam.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah mengambil langkah strategis dalam mewujudkan Jembatan Batam-Bintan, termasuk pengadaan lahan seluas 74,43 hektare untuk pembangunan jembatan tersebut.
Proyek ini menjadi fokus utama dalam upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera.
Dengan total investasi hampir 10 triliun, Jembatan Batam-Bintan diharapkan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ayopalembang.com
Artikel Terkait
Tegas! Dikontak Pertamina, Fitra Eri Tolak Tawaran untuk Bantah Isu Pertamax Oplosan
Intip Dua Sosok Istri Tersangka Mega Korupsi Minyak Mentah, Langsung Gembok Akun Medsos
VIRAL Unggahan Warganet Lakukan Uji Coba Pertalite RON 90, Hasilnya Bikin Syok!
KPK Didesak Periksa Ganjar Pranowo dan Agun Gunandjar di Kasus e-KTP