Ia membagikan fakta mengejutkan terkait kali terakhir adanya antrian yang mengular di JPO yang ada di Jakarta.
“Terakhir kali lihat antrian meluber begini sampai ke JPO itu di Halte Grogol, tahun 2009, yes 2009!” tulisnya pada Jumat (07/10/2022).
Sebagai bentuk menyuarakan pendapatnya, Elisa pun memberikan kritik secara langsung kepada PT TransJakarta.
Baca Juga: Akhinya Pihak SMAN 2 Depok Beri Klarifikasi soal Isu Diskriminasi Siswa Kristen, Ternyata oh Ternyata
“Hello @PT_Transjakarta jangan sampai kalian beneran mundur 1,5 dekade cuma gegara @jaklingkojkt gak becus utk pengalihan kebijakan tiker,” tulisnya lagi.
Kritik yang disampaikan langsung oleh pengamat perkotaan itu pun disetujui oleh beberapa warganet. Tak sedikit masyarakat yang juga ikut mengomentari keadaan di JPO yang mengular tersebut.
“@PT_Transjakarta kok makin turun pelayanannya ya,” tulis akun @Aba***.
“Apa nggak bahaya orangnya banyak banget yg diam di jembatan,” tulis akun @dig***.
Sementara itu, antrian panjang yang terjadi diketahui karena adanya perubahan regulasi dari pihak PT Transjakarta.
Baca Juga: Asli Bikin Kaget! Susi Pudjiastuti Tiba-tiba Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus Korupsi Impor Garam
Regulasi tersebut mengharuskan penumpang untuk menggunakan masing-masing satu kartu agar bisa masuk ke dalam.
Selain karena perubahan regulasi tap in dan tap out, diketahui antrian panjang juga disebabkan oleh mesin tap yang sempat mengalami kendala.
Nemu di timeline …
Terakhir kali lihat antrian meluber begini sampai ke JPO itu di Halte Grogol, tahun 2009, yes 2009!
Hello @PT_Transjakarta jangan sampai kalian beneran mundur 1.5 dekade cuma gegara @jaklingkojkt gak becus utk pengalihan kebijakan tiket ???? pic.twitter.com/k4Yrfjwjt5
— Elisa (@elisa_jkt) October 7, 2022Sumber: kontenjatim.id
Artikel Terkait
[ANALISIS] Peringatan Keras Panglima TNI Untuk Prajurit Aktif Rangkap Jabatan
Jokowi Diminta Sembunyi Dulu 5 Tahun
Tegas! Dikontak Pertamina, Fitra Eri Tolak Tawaran untuk Bantah Isu Pertamax Oplosan
Intip Dua Sosok Istri Tersangka Mega Korupsi Minyak Mentah, Langsung Gembok Akun Medsos