Saat melakukan pembukaan kembali kawasan Kota Tua, Anies Baswedan mengungkapkan bahwa nama kawasan ini sekarang adalah Batavia, seperti nama aslinya.
Baca Juga: Bangun Kembali Rumah Warga Bekas Gusuran Ahok, Ternyata ini Alasan Anies Baswedan
Anies menyebutkan bahwa nama Batavia mencermikan masa lalu, namun konsepnya mencerminkan kota modern masa depan, itu yang sedang dibangun sekarang.
Kota Tua merupakan kawasan zona emisi rendah yang sudah berjalan 1,5 tahun, dan sudah diterapkan sejak Februari 2021 serta akan dipertahankan.
Selain itu, pada kawasan Kota Tua dibangun sebagai kawasan pejalan kaki serta jalur sepeda, agar masyarakat yang datang bisa menikmati perjalanan lintas waktu.
"Hampir 400 tahun keberadaan tempat ini, bangunan-bangunannya berusia cukup panjang, jadi perjalanan ke sini adalah sebuah perjalanan merasakan masa lalu tetapi konsepnya konsep yang modern," ucap Anies yang dikutip dari Detik.
Guntur Romli memberikan kritikan terhadap Anies Baswedan, jika ia sampai menang dalam Pilpres 2024 sebagai presiden, maka Indonesia kemungkinan akan diubah namanya.
"Gabener kerasukan hantu VOC. Amit2 kalau jadi presiden, Indonesia bisa diubah lagi jadi Hindia Belanda," pungkasnya yang dikutip dari Twitter @GunRomli, Senin (12/9).
Gabener kerasukan hantu VOC. Amit2 kalau jadi presiden, Indonesia bisa diubah lagi jadi Hindia Belanda ???????????????? pic.twitter.com/5ZqRMFdcmC
— Mohamad Guntur Romli (@GunRomli) September 11, 2022Sumber: NewsWorthy
Artikel Terkait
PANAS! AHY Singgung Pengkhianatan Anies Baswedan di Pilpres 2024: Kita Ditinggal Begitu Saja, Masih Ingat?
Gibran Dijadwalkan Beri Materi di Akmil, Pengamat: Kapasitasnya Jauh di Bawah Kepala Daerah!
Jokowi Terlalu Perkasa Untuk Diadili?
Pandangan Rocky Gerung Soal Konflik Megawati vs Jokowi