Kemungkinan TKP Brigadir J dirusak bisa saja terjadi, entah disengaja pelaku maupun tidak, tapi tentu saja hal ini patut dipertanyakan.
Baca Juga: Buka Kematian Brigadir J, Ahli Forensik Singgung Jejak Pelaku: Barang Bukti ini...
"Ini merupakan hal yang sering terjadi bahwa TKP itu rusak, baik itu karena disengaja oleh pelaku, atau tidak disengaja," ucapnya yang dikutip dari salah satu kanal YouTube TV Swasta, Selasa (2/8).
Apalagi di Indonesia masyarakat selalu ingin tahu jika ada sesuatu yang menghebohkan, termasuk jika ada pembunuhan maupun hal lainnya.
"Karena kita tahu masyarakat kita di Indonesia kalau ada kejadian, tetangga, orang sekitar ini semua masuk sehingga TKP bisa rusak," ujar Anton.
Namun, dalam kasus Brigadir Yosua, tidak ada orang awam yang diijinkan masuk, sehingga TKP Brigadir J benar-benar aman dari sentuhan luar.
Petugas polisi sangat menjaga TKP tersebut, tapi kemungkinan TKP Brigadir J tidak diolah dengan kejujuran juga patut dipertanyakan.
"Saya tidak mengatakan bahwa ini jujur atau tidak jujur, bahwa dalam suatu olah TKP kalau terjadi suatu kejanggalan maka ada sesuatu yang barangkali perlu kita telusuri lebih lanjut," pungkasnya.
Sumber: NewsWorthy
Artikel Terkait
Tegas! Dikontak Pertamina, Fitra Eri Tolak Tawaran untuk Bantah Isu Pertamax Oplosan
Intip Dua Sosok Istri Tersangka Mega Korupsi Minyak Mentah, Langsung Gembok Akun Medsos
VIRAL Unggahan Warganet Lakukan Uji Coba Pertalite RON 90, Hasilnya Bikin Syok!
KPK Didesak Periksa Ganjar Pranowo dan Agun Gunandjar di Kasus e-KTP