Belum lama ini Polda Metro Jaya mengusulkan ide mengurai kemacetan di DKI Jakarta dengan mengatur jam berangkat kerja karyawan.
Baca Juga: Ganjil Genap Kurang Ngefek Atasi Kemacetan Ibu Kota, Legislator Kebon Sirih Minta Pemprov DKI Mikir
Dharmaningtyas menilai ide tersebut bisa menjadi opsi untuk mengurai kemacetan di DKI Jakarta utamanya di jam berangkat karyawan.
Kendati demikian, ia meminta pemerintah untuk memperhatian sarana transportasi di wilayah penyangga DKI Jakarta seperi Tangerang, Bekasi, dan sebagainya.
Itu karena, saat ini sarana transportasi yang memadai hingga malam hari hanya ada di ibu kota, di wilayah-wilayah penyangganya belum.
Seandainya jam berangkat karyawan diurai, ada sebagian karyawan yang pulangnya sudah memasuki waktu malam hari. Menurutnya hal semacam itu harus diperhatikan.
Lebih lanjut, ia mengatakan ada berbagai strategi untuk mengurai kemacetan di DKI Jakarta yang bisa dicoba pemerintah.
“Beragam strategi untuk mengatasi kemacetan baik itu ngembangin angkutan umum, tarif parkir yang mahal, pengaturan jam kerja, maupun juga membuat seperti harga BBM yang tinggi,” ujar Dharmaningtyas di acara Apa Kabar Indonesia Malam pada Sabtu (23/7).
Dengan memberlakukan tarif parkir yang mahal dan menaikkan harga BBM, orang akan mempertimbangkan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi.
Sumber: NewsWorthy
Artikel Terkait
Jokowi Diminta Sembunyi Dulu 5 Tahun
Tegas! Dikontak Pertamina, Fitra Eri Tolak Tawaran untuk Bantah Isu Pertamax Oplosan
Intip Dua Sosok Istri Tersangka Mega Korupsi Minyak Mentah, Langsung Gembok Akun Medsos
VIRAL Unggahan Warganet Lakukan Uji Coba Pertalite RON 90, Hasilnya Bikin Syok!