PDIP Tanggapi Kunjungan Prabowo ke China hingga Dipanggil Xi Jinping Presiden

Tuesday, 2 April 2024
PDIP Tanggapi Kunjungan Prabowo ke China hingga Dipanggil Xi Jinping Presiden
PDIP Tanggapi Kunjungan Prabowo ke China hingga Dipanggil Xi Jinping Presiden



POLHUKAM.ID  - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka suara terkait kunjungan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping. 


Hasto mengatakan Prabowo memang sudah menjadi presiden terpilih menurut KPU RI. “Ya kalau berdasarkan legalitas, memang Pak Prabowo sebagai presiden terpilih oleh KPU,” kata Hasto di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024). 


Namun, dia mengingatkan bahwa tahapan Pemilu belum selesai karena masih ada sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). 


 “Kemudian ada tahapan-tahapan hak konstitusional bagi pasangan 01 dan 03 untuk menggunakan haknya di dalam gugatan di MK,” ujarnya. Hasto mengatakan PDIP juga baru saja melayangkan gugatan kepada KPU RI ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) hari ini. 


“Kalau di PTUN, itu atas nama Partai, karena partai juga dirugikan atas tindakan-tindakan manipulasi hukum yang sebelumnya di lakukan di MK,” ungkap Hasto. Pertemuan Prabowo dengan Xi Jinping di China itu terjadi pada Senin (1/4/2024) sore.


 Berdasarkan siaran pers resmi dari Kementerian Pertahanan, Prabowo menyampaikan salam yang tulus dari Presiden Jokowi kepada Presiden Xi Jinping. Dia mengaku sangat senang memilih China sebagai negara pertama yang dikunjungi setelah terpilih sebagai presiden Indonesia.  


"China adalah negara besar yang mempunyai pengaruh yang penting, kedua negara selalu saling menghormati dan memperlakukan satu sama lain secara setara," katanya.  


Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha saat dihubungi di Jakarta menjelaskan kunjungan Menhan ke China untuk mempererat hubungan kerja sama Indonesia dan China utamanya di bidang pertahanan. 


“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara dalam memperkuat dialog dan kerja sama strategis yang sangat penting bagi keamanan dan stabilitas regional,” kata Edwin



Sumber: tvOne

BERIKUTNYA

SEBELUMNYA

Komentar

Artikel Terkait

Terkini