Israel Bom Masjid Omar, Masjid Tertua di Gaza yang Namanya Diambil dari Umar bin Khattab

Saturday, 9 December 2023
Israel Bom Masjid Omar, Masjid Tertua di Gaza yang Namanya Diambil dari Umar bin Khattab
Israel Bom Masjid Omar, Masjid Tertua di Gaza yang Namanya Diambil dari Umar bin Khattab


POLHUKAM.ID - Israel mengebom Masjid Omari abad pertengahan di Gaza, menyebabkan kerusakan luas pada bangunan bersejarah tersebut. Itu masjid ke-104 yang dihancurkan Zionis sejak perang 7 Oktober.


Ulah Israel memantik kemarahan dan kesedihan penduduk Gaza pada hari Jumat. Mereka mengecam Israel yang sudah menyebabkan kerusakan luas pada bangunan bersejarah tersebut.


Rekaman dan gambar yang diposting di media sosial pada hari Jumat menunjukkan Masjid Agung Omari, yang terbesar dan tertua di Kota Gaza, hancur menjadi puing-puing. Mereka menunjukkan dinding dan atap masjid yang runtuh serta retakan besar di bagian bawah menara batu.


Hanya menaranya yang tampak utuh, dan sekelilingnya hancur. Situs tersebut telah menjadi situs suci umat Kristiani atau Islam setidaknya sejak abad kelima.


“Kejahatan yang menargetkan dan menghancurkan situs arkeologi harus mendorong dunia dan UNESCO mengambil tindakan untuk melestarikan warisan peradaban dan budaya yang besar ini,” kata Kementerian Pariwisata dan Purbakala Gaza. Dikutip dari The New Arab


Ahmed Nemer, 45, seorang penjahit yang tinggal di jalan sebelah Masjid Omari, mengatakan kepada Reuters bahwa dia terdiam setelah melihat foto-foto bangunan yang rusak dari selatan Gaza, di mana dia melarikan diri untuk mencari perlindungan dari pemboman.


“Saya telah berdoa di sana dan bermain-main di sana sepanjang masa kecil saya,” katanya, seraya menuduh Israel “berusaha menghapus ingatan kita”.


Mohammad Rajab, seorang sopir taksi dari Kota Gaza yang juga melarikan diri ke selatan dari rumahnya beberapa ratus meter dari masjid, menyebutnya sebagai landmark kota yang paling penting. “Ini biadab,” katanya.


Masjid Omari, yang namanya diambil dari nama khalifah kedua Islam, Omar, adalah yang tertua dan terbesar di wilayah kecil Palestina, yang telah dibombardir Israel sejak 7 Oktober.Serangan Israel yang tiada henti telah menewaskan lebih dari 17.000 warga Palestina, termasuk lebih dari 7.000 anak-anak, dan menghancurkan seluruh distrik kota termasuk sebagian besar infrastruktur sipil. (*)

BACA JUGA:

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler