polhukam.id-Ribuan pendukung calon presiden (Capres) Anies Baswedan memenuhi GOR Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Banten, Kamis 21 Desember 2023.
Ribuan pendukung terdiri atas kader partai pengusung dan para relawan Anies kabupaten kota di Banten.
Mereka meneriakkan yel-yel Anies Presiden selama masa kampanye terbuka di Kota Serang, Banten, ini.
Dalam orasinya di hadapan para pendukungnya, Anies Baswedan yang datang sendirian tanpa didampingi cawapres Muhaimin Iskandar banyak menyorot isu-isu kekinian.
Misalnya Anies menyinggung soal nasib petani yang masih terpinggirkan.
Para petani tidak pernah mendapatkan keuntungan besar dari hasil penjualan gabahnya.
Padahal harga beras di pasar-pasar dan supermarket malah melambung tinggi.
"Kita akan mengatakan kepada semua, kembalikan etika, kembalikan marwah menjadi pedoman utama yang tidak boleh dikompromikan," kata Anies.
"Junjung tinggi dan tidak boleh dianggap sepele, karena negeri ini diatur oleh nilai-nilai yang luhur," sambung Anie lagi.
Kata Anies, harga beras masih sangat mahal. Namun anehnya para petani malah tidak mendapatkan keuntungan.
Yang untung malah para pengusaha bukan para petani.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarfajar.com
Artikel Terkait
Respons Anies soal Gerakan Rakyat Bakal Jadi Partai Pengusungnya di Pilpres 2029
Pimpinan DPR Sebut Cara KKP Tangani Kasus Pagar Laut Menghina Akal Sehat
Buntut Disertasi, Bahlil Lahadalia Potensial Didepak dari Kabinet Menyusul Satryo Soemantri
PKS Soal Tambahan Jatah Menteri: Kami Gak Menuntut, Tapi Kalau Dikasih Gak Nolak