POLHUKAM.ID -Presiden Joko Widodo tidak mau ikut campur soal polemik wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di internal Partai Golkar.
Hal ini ditegaskan Kepala Negara di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, saat jumpa pers sesaat sebelum berangkat menuju Republik Rakyat China, Kamis (27/7).
"Itu urusan internal Golkar. Tidak ada hubungannya dengan kita," tegasnya.
Jokowi juga tidak mau ikut campur perihal keinginan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang secara terbuka bersedia menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar bila dilaksanakan Munaslub.
Menurut Jokowi, hal itu tak ada hubungannya dengannya. Jika nama-nama tersebut memang berkeinginan untuk maju, maka itu menjadi urusan masing-masing.
"Kalau Pak Luhut, Pak Bahlil, Pak Bamsoet punya keinginan (sebagai Ketum Golkar), itu urusan beliau-beliau, bukan urusan kita," tandas Jokowi.
Saat memberikan keterangan pers, juga hadir mendampingi Jokowi Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Respons Anies soal Gerakan Rakyat Bakal Jadi Partai Pengusungnya di Pilpres 2029
Pimpinan DPR Sebut Cara KKP Tangani Kasus Pagar Laut Menghina Akal Sehat
Buntut Disertasi, Bahlil Lahadalia Potensial Didepak dari Kabinet Menyusul Satryo Soemantri
PKS Soal Tambahan Jatah Menteri: Kami Gak Menuntut, Tapi Kalau Dikasih Gak Nolak