"Pak Prabowo sebagai capres Gerindra, bulat-lat-lat. Dukungannya, semangatnya, bulat," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR RI, Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).
Muzani mengatakan, para kadernya juga sudah kompak menginginkan Prabowo kembali maju dalam pertarungan di Pemilu 2024. Keseriusan itu nantinya akan dideklarasi pada tahun ini.
"Pokoknya dalam bulan-bulan mendatang, insyaallah tahun ini. Kurang lebih 2, 3, 4, 5 (bulan) lagi," ujarnya.
Sementara itu, Muzani menyinggung Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan berduet dengan Prabowo nanti merupakan nama terbaik yang memiliki prestasi dan dedikasi yang bagus.
"Sampai sekarang, cawapres Pak Prabowo adalah nama-nama terbaik memiliki prestasi, dedikasi bagus. Kami bersyukur kami memilah memilih sehingga semua nama-nama itu adalah nama yang berprestasi baik," pungkasnya.
Namun nama besar Prabowo Subianto ternyata tidak muncul dalam kandidat calon presiden usulan Partai NasDem. Pasalnya berdasarkan usulan dari DPW seluruh Indonesia disepakati ada 3 nama yang muncul sebagai kandidat calon presiden Partai Nasdem.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berencana menemui tiga nama usulan calon presiden (capres) yang telah diputuskan dalam rapat kerja nasional (rakernas). Paloh mengaku dirinya belum pernah bertemu dengan tiga kandidat capresnya dalam rangka membahas kesiapan mereka untuk maju atau diusung dari Partai NasDem.
Diketahui ada tiga nama yang muncul diurutan teratas sebagai kandidat calon presiden Partai Nasdem itu, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir.
"Ya insya Allah kita lihat waktu yang baik. Kita lihat nanti, saya sendiri belum pernah ketemu dan bicara serius aja," kata Paloh ketika ditemui wartawan di sela-sela acara Rakernas Partai NasDem di JCC, Jakarta, pada Kamis (16/6/2022) malam.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Menko Yusril Sebut Prabowo Siapkan Program KOMCAD untuk Terpidana Kasus Narkoba
Berhasil Dilantik jadi Menteri Investasi, Rosan Roeslani Ternyata Punya Kekayaan Senilai Lebih dari 860 Miliar!
Saling Bantah Anies vs Khoirudin PKS, Ini Pernyataan Lengkap Keduanya Lewat Pesan Suara
Dewan Pakar Tak Kaget Airlangga Mundur dari Ketum Golkar: Harusnya dari Dulu!