Empat Dugaan Ijazah Jokowi Dipastikan Palsu

- Rabu, 02 April 2025 | 15:10 WIB
Empat Dugaan Ijazah Jokowi Dipastikan Palsu


'Empat Dugaan Ijazah Jokowi Dipastikan Palsu'


Kontroversi mengenai keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat di media sosial.


Sejumlah pihak mempertanyakan keaslian dokumen akademik Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).


Berikut empat dugaan utama yang mengarah pada klaim bahwa ijazah Jokowi dipastikan palsu:


1. Data Skripsi Tidak Ditemukan di Sistem Informasi UGM


Akun media sosial X @blank0429 mengungkap bahwa data skripsi teman-teman seangkatan Jokowi tidak ditemukan dalam Sistem Informasi UGM. Hal ini memicu pertanyaan besar di kalangan netizen.


"Kenapa? Apa yang disembunyikan?" tulis akun tersebut.


Padahal data semua skripsi mahasiswa UGM bisa diunggah melalui situs resmi UGM https://etd.repository.ugm.ac.id/home/pencarian/search?keyword=jokowi


Beberapa netizen merespons dengan kecurigaan bahwa data akademik Jokowi disembunyikan untuk menghindari adanya pembanding.


Sementara itu, spekulasi lain muncul bahwa justru hanya data Jokowi yang tersedia, menambah kebingungan terkait keabsahan dokumennya.


tags


2. Perbedaan Ejaan Nama di Ijazah


Rismon Hasiholan Sianipar, mantan dosen Universitas Mataram, mengungkap kejanggalan dalam ejaan nama yang menandatangani ijazah Jokowi dibandingkan dengan ijazah lulusan lain dari Fakultas Kehutanan UGM.


Ia menyoroti perbedaan dalam penulisan nama Prof. Dr. Ir. Achmad Sumitro yang dalam dokumen ijazah Jokowi tertulis sebagai "Soemitro."


Kejanggalan ini dikonfirmasi oleh Ir. Aida Greenbury, putri Prof. Sumitro, yang memastikan bahwa ejaan nama ayahnya tidak pernah menggunakan "oe."


Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya ketidaksesuaian dalam dokumen akademik Jokowi.


tags2


3. Tantangan dari Alumni UGM


Rismon Hasiholan Sianipar menantang Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazahnya di pengadilan.


Ia menyoroti bahwa hingga kini Jokowi belum pernah secara langsung menunjukkan dokumen akademiknya kepada publik.


"Kenapa ijazahnya tidak mau ditunjukkan? Anda 10 tahun jadi presiden, tapi mungkin satu-satunya di dunia yang tidak berani menunjukkan ijazahnya ke publik," ujar Rismon dalam kanal YouTube-nya pada 30 Maret 2025.


Ia juga menegaskan bahwa sebagai presiden yang menerima gaji dan fasilitas negara, Jokowi seharusnya transparan terhadap publik mengenai latar belakang pendidikannya.


tags3


4. Permintaan Bukti Kuliah dan Skripsi


Selain mempertanyakan keabsahan ijazah, Rismon juga meminta Jokowi membuktikan bahwa ia benar-benar mengikuti rangkaian perkuliahan, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan ujian skripsi.


Ia menantang Jokowi untuk menyebutkan dosen pengujinya serta isi skripsinya.


"Kalau memang benar, kenapa harus menghindar? Silakan buktikan keaslian ijazah Anda. Uji tinta, uji karbon, atau uji teknologi lainnya. Itu kan gampang," ujar Rismon.


Ia bahkan menantang Jokowi untuk menggugatnya ke pengadilan jika memang merasa difitnah. "Kalau Anda memang serius, tuntut saya! Kita uji semua, dan Anda pun dihadirkan di sidang," tegasnya.


Dengan semakin banyaknya sorotan terhadap keabsahan ijazah Jokowi, publik menantikan respons langsung dari pihak terkait guna mengklarifikasi isu ini secara transparan.


tags4


Sumber: Sawitku

Komentar