Pembual Beri Kesaksian Untuk Pembohong, Setan Membela Iblis: Mana Ada Penduduk Bumi Percaya?
Oleh: Ahmad Khozinudin
Sastrawan Politik
“Saya kan pembantu Presiden Jokowi selama 10 tahun, saya saksi hidup. Ya saya ulangi sekali lagi, saya saksi hidup,” [Luhut Binsar Panjaitan, Senin, 31/3/2025].
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sekaligus ‘Mantan Menteri Segala Urusan’ di Era Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku menjadi saksi hidup bahwa Presiden ke-7 Jokowi tak pernah melanggar konstitusi.
Pengakuan ini disampaikan, saat dirinya mengunjungi Jokowi di Solo.
Pengakuan Luhut Panjaitan ini, tidak lepas dari banyaknya tuntutan publik agar Jokowi segera diadili atas berbagai pelanggaran konstitusi selama menjabat.
Bahkan, pelanggaran konstitusi saat dia akan menjabat, menggunakan ijazah palsunya.
Masalah ijazah palsu, adalah pelanggaran konstitusi yang super serius.
Namun, ketika Rismon Hasiholan Sianipar menegaskan ijazah Jokowi 100 miliar % palsu, Jokowi hanya menganggap itu fitnah murahan yang berulang.
Padahal, justru Jokowi-lah yang selalu berapologi (baca: ngeles) secara berulang, dan tak pernah menunjukkan ijazah aslinya.
Suara UGM, yang klaim kawan Jokowi, dan terahir Sigit Sunarto, dijadikan dalih berulang untuk menghindari ijazah palsunya dikeluarkan.
Sementara itu, pelanggaran konstitusi yang lain? Tak terhitung jumlahnya, saking banyaknya.
Yang kasat mata, adalah korupsi Jokowi yang dibatalkan Prabowo. Korupsi Jokowi yang menyerahkan 1500 ha lahan hutan lindung (mangrove) untuk diberikan kepada Aguan, berdalih Proyek Strategis Nasional (PSN) PIK-2.
Apa yang dikatakan Luhut, berupa kesaksian bahwa Jokowi tak melanggar konstitusi, ibarat kesaksian PEMBUAL untuk melindungi PEMBOHONG. Omongan iblis untuk melindungi setan. Mana mungkin penduduk bumi ada yang percaya?
Soal Big Data yang dipamerkan Luhut untuk mendukung Jokowi 3 periode, faktanya cuma Big Hoax.
Sekarang, Luhut bersaksi untuk Jokowi, yang isinya Jokowi tidak pernah melanggar konstitusi. Hehe, mau numpang ketawa sebentar. Hahaha.
Di jaman Jokowi, pelanggaran konstitusi paling marak. Dari urusan Pilpres yang mengantarkan anaknya maju Cawapres, jingga penguasaan SDA untuk kelompoknya. Anak dan menantunya, sampai punya tambang Blok Medan.
Begitu, kok masih mau percaya Luhut ?
Luhut PEMBUAL, Jokowi PEMBOHONG. Keduanya, mana bisa dipercaya?
Sudahlah, tak perlu menutupi kebohongan dengan bualan. Rakyat sudah cerdas. Rakyat, mana mau percaya omongan Luhut Binsar Panjaitan?
***
Artikel Terkait
The Final Attack Menuju The Final Countdown: Hancurlah Jokowi!
Juwita Rekam Video Dugaan Dirudapaksa Anggota TNI AL Jumran, Sebelum Dihabisi
Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Makin Menguat, Warna Logo UGM Meragukan
Momen Lebaran Bersama Istri, Ridwan Kamil Jadi Sorotan: Wajah Tidak Bisa Bohong