Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melarang Holywings beroperasi karena program promo minuman keras yang diduga menistakan agama dengan nama Muhammad dan Maria.
Menurut dia, tindakan yang diperlakukan ke Holywings dianggap kurang adil.
Sebab, kata janda anak tiga itu, banyak kasus penistaan agama yang selama ini masih belum diambil tindakan oleh aparat penegak hukum.
"Bicara tentang kasus penistaan agama, kayanya banyak terjadi di ibu kota deh," tulis Nikita Mirzani melalui akun pribadinya di Instagram Story, dikutip Selasa (28/6).
Nikita mencontohkan sejumlah kasus penistaan agama yang masih mandek.
Misalnya, kasus Tiktokers Denise Chariesta dan pengacara Razman Arif Nasution.
Menurut Nikita, Razman memperolok-olok huruf hijaiyah yang disamakan dengan alat kelamin yang naik.
Namun, kasus itu tidak heboh seperti yang menimpa Holywings.
“Tapi kok enggak heboh, ya, ini para organisasi atau yang selalu membela agama Islam,” kata kekasih mantan pembalap MotoGP John Hopkins.
Wanita 36 tahun itu juga menyinggung kasus yang menyeret Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo.
Menurut dia, kasus tersebut juga belum diambil tindakan.
Padahal, kata dia, Roy Suryo dianggap menodakan agama Buddha lantaran mengubah foto stupa Candi menjadi wajah Jokowi.
“Lalu tentang agama Buddha, yang stupa Candi Borobudur mirip Bapak Jokowi yang diunggah sama Roy Suryo juga kasusnya hilang gitu aja,” jelas Nikita.
Dia mengatakan kasus penodaan agama di Indonesia dianggap tebang pilih.
Pemain film Nenek Gayung itu mengingatkan bahwa di Indonesia ada enam agama yang diakui.
Tidak hanya Islam dan Kristen, tetapi ada agama Buddha, Hindu, Konghucu, dan Katolik.
“Jangan pada lupa, ya, netizen yang pegang Indonesia,” kata Nikita Mirzani.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Guru Besar Unnes Unggah Ijazah S1 UGM Tahun 1986, Beda dengan Milik Jokowi
Mantan Perawat Menangis Badannya Kaku saat Dilecehkan Dokter Cabul, Akhirnya Pilih Resign
Motif Dokter MSF Cabuli Pasien: Nafsu, Terangsang Melihat Pasien
Mantan Artis Angling Dharma Sumbang Uang Palsu Rp10 Juta ke Kotak Amal Masjid Istiqlal