polhukam.id - Di tengah keriuhan Pasar Induk Talang Gulo, Kota Jambi, terdengar sorak protes sejumlah pedagang yang merasa terabaikan.
Ismed, salah satu pedagang, mengungkapkan ketidakpuasan mereka kepada Pj Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, yang baru-baru ini melakukan inspeksi di Pasar Talang Gulo.
Pasar yang semula diresmikan dengan megah kini dinilai telah kehilangan kejayaannya sebagai Pasar Induk.
Baca Juga: Sebelum Beri Dukungan ke Anies Baswedan, Eka Anugrah Santriwati yang Viral 'Fans' Ganjar Pranowo
Menurut Ismed, Pasar Induk Talang Gulo hanya aktif sekitar lima bulan setelah diresmikan, karena sebagian besar angkutan lebih memilih menurunkan barang dagangannya langsung di Pasar Angso Duo Modern Jambi.
Fenomena ini merugikan pedagang di Pasar Talang Gulo, termasuk Ismed sendiri.
Ia menjelaskan bahwa pasokan pangan seperti kentang seharusnya masuk terlebih dahulu ke Pasar Induk, tetapi kini langsung diarahkan ke Pasar Angso Duo.
Ismed menyampaikan dampak langsung dari situasi ini terhadap pendapatannya.
Kondisi ini memaksa para pedagang untuk mengambil barang langsung dari Pasar Angso Duo, dengan biaya tambahan yang harus dikeluarkan.
Selain biaya transport, ada juga biaya bongkar di Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Gulo.
Akibatnya, pedagang enggan menyetok barang seperti sebelumnya dan hanya akan mengambilnya jika ada pesanan pasti.
Ismed berharap Pemkot Jambi memberikan solusi terkait permasalahan ini, seperti pengaturan jam operasional pasar.
Baca Juga: Diingatkan @PartaiSocmed, @dydyaa2 Colek Gubernur Jambi hingga Jokowi
Dia menginginkan agar Pasar Induk Talang Gulo diberikan jam operasional lebih panjang untuk mengatasi persaingan dengan Pasar Angso Duo yang masih aktif hingga malam.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jambione.com
Artikel Terkait
Geger, Iptu Rudiana Akui Vina Cirebon dan Eky Tewas Kecelakaan?
Pelaku Penyerangan Rombongan Kiai NU yang Bikin Banser Babak Belur Diburu Polisi
Ojol yang Ngaku Dijebak Polisi untuk Antar Sabu Mendadak Klarifikasi dan Minta Maaf
Polisi Tangkap Mantan Audrey Davis, Pemeran Pria di Kasus Video Syur, Sakit Hati Diputusin