Presiden Iran Pecat Wapres gegara Asyik Liburan Mewah saat Rakyat Kesulitan Ekonomi

- Minggu, 06 April 2025 | 01:30 WIB
Presiden Iran Pecat Wapres gegara Asyik Liburan Mewah saat Rakyat Kesulitan Ekonomi


POLHUKAM.ID
- Presiden Iran Masoud Pezeshkian memecat wakil presiden untuk urusan parlementer, Shahram Dabiri, Sabtu (5/4/2025). Pemecatan itu usai foto-foto liburan mahal sang wapres bersama istrinya beredar di media sosia di saat Iran sedang diterpa krisis ekonomi.

Dilansir dari Alarabiya, foto-foto wapres Iran saat berlibur beredar di media sosial, dalam beberapa hari terakhir. Sebuah foto yang dibagikan menunjukkan Shahram Dabiri bersama seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai istrinya, berpose di dekat kapal pesiar Plancius, selama liburan tahun baru Iran. 

Kapal berbendera Belanda tersebut diketahui menawarkan ekspedisi mewah ke Antartika sejak 2009. Salah satu agen wisata menawarkan harga paket perjalanan selama delapan hari sebesar 3.885 euro per orang atau sekitar Rp70 juta.

Presiden Masoud Pezeshkian dalam sebuah surat yang diterbitkan kantor berita IRNA mengatakan, dia telah memutuskan untuk memecat Dabiri setelah meninjau laporan tentang perjalanannya. Menurut dia, Dabiri tidak sepantasnya liburan di saat masyarakat sedang mengalami tekanan dan kesulitan ekonomi, bahkan jika biayanya ditanggung dari kantong pribadi.

"Perjalanan rekreasi mahal oleh pejabat, bahkan jika dibayar dari kantong mereka sendiri, tidak dapat dipertahankan dan dibenarkan sementara tekanan ekonomi tetap parah dan banyak orang di negara kita hidup dalam kekurangan. Ini bertentangan dengan gaya hidup minimalis yang diharapkan dari pejabat Iran," kata Maosud Pezeshkian.

Liburan tersebut terjadi saat sepertiga penduduk Iran hidup di bawah garis kemiskinan dalam mengalami krisis ekonomi terburuk, sejak berdirinya Republik Islam. Saat ini, pendapatan bulanan rata-rata warga Iran sekitar 200 dolar AS untuk keluarga beranggotakan empat orang.

Shahram Dabiri Oskuei belum berkomentar secara terbuka terkait pemecatannya. Namun, tak lama setelah foto-foto tersebut mulai beredar pada tanggal 25 Maret, kantor berita milik pemerintah IRNA mengutip pernyataan seorang anggota kantornya yang membantah perjalanan Dabiri tersebut dilakukan tahun ini.

"Foto yang dibagikan adalah dari tahun-tahun sebelumnya," kata pejabat yang tidak disebutkan namanya itu.

Sementara Pezeshkian dalam suratnya menulis, hasil tinjauan internal mengonfirmasi Dabiri telah melakukan perjalanan wisata selama liburan tahun baru Iran.

Dilansir dari iranintl, perjalanan mewah ke Antartika bukanlah satu-satunya hal kontroversial dari Dabiri. Pada tahun 2020, dia juga pernah ditangkap atas tuduhan terkait kasus keuangan meskipun pada akhirnya tuduhan tersebut dicabut. (*)

Komentar