Komnas HAM Sebut Ferdy Sambo Tidak Pernah Beri Perintah Bunuh tapi Tembak: Norak Kalian! Sudah melampaui Polisi Saja

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Umar Syadat atau yang akrab dipanggil Gus Umar menanggapi pernyataan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik yang menyebut perintah penembakan yang diucapkan mantan Ferdy Sambo pada saat pembunuhan Brigadir J, bukan berarti bisa ditafsirkan membunuh.

Gus Umar mengaku geram dengan tanggapan Komnas HAM.

Hal itu disampaikan Gus Umar dalam akun Twitter pribadinya, pada Minggu 18 September 2022.

"Sdh melampaui polisi sj. Norak kalian," ujar Gus Umar.

Sdh melampaui polisi sj. Norak kalian https://t.co/0oGawaFmME

— Haji Umar Hasibuan (@UmarHasibuan77_) September 17, 2022 Sebelumnya, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik malah mempertanyakan pengakuan Bharada E yang diperintah menembak. Kata Taufan, perintah penembakan yang diucapkan mantan Ferdy Sambo pada saat pembunuhan Brigadir J, bukan berarti bisa ditafsirkan membunuh. 

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan