Soal Presiden Dua Periode Boleh Jadi Cawapres, Polah MK Dinilai Jauh dari Etika, Alasannya Diungkap: Meranjang!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pegiat media sosial Adhie M Massardi menyoroti pernyataan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa presiden dua periode tidak dilarang maju sebagai cawapres dalam pemilu mendatang.

Juru Bicara MK Fajar Laksono menyebut bahwa dalam UUD 1945 tidak diatur secara eksplisit bahwa presiden dua periode tidak boleh maju sebagai calon wakil presiden.

"Soal Presiden yang telah menjabat dua periode lalu mencalonkan diri sebagai cawapres, itu tidak diatur secara eksplisit dalam UUD," ujarnya yang dikutip dari Merdeka.

Berdasarkan standar normatif, majunya presiden dua periode sebagai cawapres bisa bermakna boleh, sedangkan secara etika politik tidak boleh.

"Secara normatif mau dimaknai 'boleh' sangat bisa. Secara etika politik dimaknai 'tidak boleh', bisa juga. Tergantung argumentasi masing-masing," ungkapnya.

Adhie M Massardi menyinggung bahwa hal ini terjadi usai Ketua MK Anwar Usman menikah dengan Idayati, yang merupakan adik Presiden Joko Widodo.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan