Supaya Sesuai dan Tidak Langgar Konstitusi Saat Nyalon Lagi, Jokowi Disarankan Pakai Identitas Baru

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Dosen Cross Culture Institute, Ali Syarief, menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan identitas baru jika ingin menjadi wakil presiden.

Belum lama ini Mahkamah Konstitusi (MK) mengatakan presiden 2 periode bisa mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden di Pemilu berikutnya.

Tentu saja pernyataan MK tersebut menuai reaksi dari publik. Ali Syarief menilai baik jabatan presiden dan wakil presiden merupakan satu kesatuan.

Oleh karena itu, jikalau Presiden Jokowi sudah menjabat selama 2 periode, tidak bisa lagi menjadi pemimpin meski diposisikan sebagai wakil presiden.

“Menurut saya, opini pribadi, dasarnya konstitusi/UU, bahwa Presiden dan Wakil Presiden itu, adlh pasangan sepaket. Karena Jokowi sdh 2 periode, walau dipasangkan sbg Wapres, ia tak bisa nyalon lg,” tulis Ali di kanal YouTube-nya pada Selasa (13/9).

Tetapi, masih ada satu lagi jalan agar Presiden Jokowi bisa mencalonkan diri sebagai wakil presiden, yaitu dengan membuat identitas baru.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan