Rektor Unila Sebut Uang Suap dari Calon Maba untuk Bangun Lampung Nahdiyin Center, Umar Hasibuan: Dasar Koruptor Sampah!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan menyoroti Komisi pemberantasan korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Rektor Universitas Lampung (Unila) nonaktif Prof Karomani terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru.

Diketahui, uang yang diterima itu akan digunakan untuk pembangunan gedung Lampung Nahdiyin Center, bukan untuk kepentingan pribadi.

Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan menyinggung soal penggunaan nama NU diseret.

Umar Hasibuan juga mempertanyakan maksud dari nama NU yang turut diseret.

"Giliran ditangkap bawa2 NU. Untk apa coba? Saat menikmati duit suap gak ada tuh bantuan buat NU. Dasar koruptor sampah," ujar Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya, Senin (12/9).

Sementara itu, diketahui bahwa Karomani diperiksa pada Jumat (9/9) di Gedung Merah Putih, Jakarta.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan