Geger! Prediksi Utang BUMN Diungkap, Ternyata Nilainya Melebihi Utang Negara Rp7.163 Triliun

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu menyinggung mengenai utang negara per Juli 2022 yang telah mencapai Rp7.163,12 triliun atau setara dengan 37,91 persen produk domestik bruto (PDB).

Akibat utang negara membengkak, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kewalahan untuk membiayai subsidi BBM yang saat ini telah mencapai angka Rp502 triliun.

"APBN sdh tidak mampu membiayai subsidi BBM krn sdh pada tahun 2021 sdh sktr 44 % penerimaan Negara digunakan untuk membayar cicilan utang. Tahun 2021 haru bayar utang Rp 902 dan diperkirakan akan naik tahun 2022," bebernya.

Warganet dengan akun Twitter @arpas2000 menyoroti utang negara, dan menyinggung utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum ditampilkan laporannya.

"Padahal itu cuma utang pemerintah saja blm utang BUMN yg seharusnya jg ditampilkan dilaporan keuangan BUMN," jelasnya. 

"Masak berkali-kali Penanaman Modal Negara (PMN) ribuan Triliun tdk ada yg mengawasi & menanyakan berapa persentase pembayaran utang BUMN oleh pemerintah & BUMN itu sendiri," imbuhnya.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan