Tak Mampu Subsidi BBM, Ternyata ini Penyebab APBN Jebol, Salah Pemerintah?

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu menyoroti Anggaran Pnedapatan dan Belanja Negara (APBN) yang tak mampu melakukan subsidi terhadap BBM.

APBN saat ini cukup kewalahan dalam mensubsidi BBM, lantaran anggaran semakin membengkak, pada tahun 2022 kenaikannya sekitar 3 kali lipat.

Sebelumnya, subsidi dan kompensasi energi, termasuk BBM awalnya sekitar Rp152 triliun, dan melonjak drastis sebesar Rp502 triliun, sehingga APBN kewalahan.

Said Didu mengungkapkan bahwa alasan APBN tak sanggup lagi mensubsidi BBM lantaran 44 persen penerimaan negara digunakan demi membayar cicilan utang pada 2021.

"APBN sdh tidak mampu membiayai subsidi BBM krn sdh pada tahun 2021 sdh sktr 44 % penerimaan Negara digunakan untuk membayar cicilan utang."

"Tahun 2021 haru bayar utang Rp 902 dan diperkirakan akan naik tahun 2022," ungkap Mantan Sekretaris BUMN yang dikutip dari Twitter @msaid_didu, Minggu (11/9).

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan