Dugaan Korupsi pada Formula E Disebut Upaya Jegal Anies Baswedan, Eh Langsung Diskakmat: Maling Ngaku, Penjara Gak Muat!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyoroti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (7/9) terkait dugaan adanya korupsi pada penyelenggaraan Formula E.

Hal itu ditanggapi Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Ferdinand Hutahaean seraya menanggapi cuitan dari loyalis Anies Baswedan.

Ferdinand Hutahaean menyebut bahwa soal dugaan korupsi pada penyelenggaraan Formula E, maling tidak akan mengaku jika berbuat salah.

"Saya ingat kata yang umum didengar, maling kalau ngaku penjara ngga muat," ungkap Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadi miliknya, Kamis (8/9).

Sementara itu, cuitan dari Ferdinand Hutahaean seraya menanggapi cuitan dari akun @[email protected] Akun tersebut mengatakan bahwa Anies Baswedan terbukti bersih dalam penyelenggaraan Formula E.

Akun tersebut bahkan mengungkapkan bahwa dugaan adanya korupsi pada Formula E adalah upaya dalam menjegal Anies Baswedan yang digadang-gadang bakal jadi calon presiden (capres) di pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan