Rizal Ramli Ungkap Tujuan Vivo Dihadirkan Eh Tapi Dilarang Usai Harga BBM Pertamina Naik: Mana Lembaga Konsumen, Tuntut Dong

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Ekonom senior Rizal Ramli menanggapi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang memerintahkan Vivo menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kementerian ESDM meminta Vivo menaikkan harga BBM usai pemerintah menaikkan harga BBM Pertamina baru-baru ini.

Rizal Ramli mengungkap tujuan dihadirkannya perusahaan minyak dan gas Vivo di Indonesia yaitu untuk mendorong Pertamina agar lebih efisien.

“Perusahaan2 spt Vivo itu kecil market share-nya (fringe) sengaja dihadirkan utk dorong Pertamina agar lebih effisien,” ujar Rizal di akun Twitter-nya pada Rabu (7/8).

Ternyata, tujuan untuk mendorong Pertamina agar lebih efisien itu tercapai. Setelah tercapai, Vivo justru dilarang menjual BBM sesuai harga yang ditentukannya.

Vivo diminta mengikuti harga monopoli dari Pertamina yang tidak efisien. Rizal lantas menyarankan untuk menuntut menggunakan UU Anti Monopoli ke lembaga konsumen.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan