Capres 2024 Tidak Boleh Punya Riwayat Berjudi Hingga Zina, Said Didu: Kalau Riwayat Pembohong dan Pemberi Janji Palsu?

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu menyoroti para kandidat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang hendak maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang tidak boleh memiliki riwayat melakukan tindakan tercela. Seperti judi, mabuk, pecandu narkotika, dan zina.

Hal tersebut ditanggapi Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Said Didu mempertanyakan soal faktor larangan lain dalam Capres di Pilpres 2024 mendatang.

Said Didu menyebut jika ada riwayat pernah berbohong dan beri janji palsu apakah masih bisa jadi Capres 2024.

"Kalau riwayat pembohong dan pemberi janji palsu?," ujar Said Didu melalui akun Twitter pribadi miliknya, Rabu (7/9).

Sementara itu, aturan terhadap kandidat Capres beserta Cawapres itu diatur dalam pasal 169 huruf j Undang-undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Tidak pernah melakukan perbuatan tercela," bunyi pasal 169 huruf j UU Pemilu.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan