Sri Mulyani Yakin Warga Miskin di RI Turun Perkara Harga Pertalite Naik, Pengamat: Betul, Itu Karena Makin Banyak yang…

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti pernyataan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani soal keputusan pemerintah yang resmi menaikkan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) bisa seiring menekan jumlah penduduk miskin di Indonesia.

Hal tersebut ditanggapi Gigin Praginanto melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Gigin Praginanto mengatakan bahwa apa yang diungkapkan Sri Mulyani seakan tidak sesuai dengan kondisi kenyataan yang dialami rakyat.

Gigin Praginanto mengungkapkan bahwa pada kenyataannya, jumlah orang miskin di Indonesia bakal semakin banyak.

"Sri Mulyani betul sekali. Jumlah orang miskin akan turun karena makin banyak yang meninggal akibat kemiskinan parah," ujar Gigin Praginanto melalui akun Twitter pribadi miliknya, Minggu (4/9).

Sementara itu, Sri Mulyani mengatakan, meski pemerintah memutuskan harga BBM subsidi naik, pertambahan angka kemiskinan di Indonesia tetap bisa ditekan.

"Kami akan terus alokasikan subsidi bagi masyarakat antara Rp591 triliun apabila harga ICP-nya US$85 atau Rp605 triliun apabila harga ICP di US$99. Apabila di atas US$100 maka total subsidi kepada masyarakat dalam bentuk BBM masih Rp649 triliun," kata Sri Mulyani.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan