Mendag Sebut Penyebab Harga Telur Naik Karena Bansos, Eh Diceletukin: Sesama Menteri Saling Bantah di Muka Publik, Betul-betul Amatiran

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta Andi Sinulingga menyoroti pernyataan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang menyebut penyebab harga telur tiba-tiba melonjak karena permintaan telur dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang besar untuk kebutuhan penyaluran bantuan sosial (bansos).

Andi Sinulingga mengaku tidak habis pikir sesama menteri kabinet saling bantah di muka publik.

Hal itu disampaikan Andi Sinulingga lewat akun Twitter pribadinya, pada Rabu 31 Agustus 2022.

"Sesama menteri kabinet saling bantah dimuka publik. Satu bilang ini & satu bilang itu. Ada lagi menteri bisa2nya bilang minggu depan presiden akan umumkan kenaikan bbm, dan tak jadi. Ada lagi menteri jadi juru bicara aspirasi penambahan masa kekuasaan presiden. Betul2 amatiran," ujar Andi Sinulingga.

Sesama menteri kabinet saling bantah dimuka publik. Satu bilang ini & satu bilang itu. Ada lagi menteri bisa2nya bilang minggu depan presiden akan umumkan kenaikan bbm, dan tak jadi. Ada lagi menteri jadi juru bicara aspirasi penambahan masa kekuasaan presiden. Betul2 amatiran. https://t.co/nyuAA7qUfJ

— Andi Sinulingga (@AndiSinulingga) August 31, 2022 Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, penyebab kenaikan harga telur adalah upaya mengurangi produksi indukan yang dilakukan peternak hingga program bantuan sosial (bansos) karena memengaruhi stok pedagang.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan