Tegas! Bakal Copot Polisi yang Terlibat Tindak Pidana, Pesan Kapolri Dipertanyakan: Maksud ‘Copot’ Bisa Berarti Dua Hal

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pakar hukum tata negara Refly Harun menyoroti pesan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait dengan anggota polisi yang terlibat tindak pidana.

Kapolri tidak akan memberikan toleransi terhadap anggotanya yang melanggar hukum, termasuk teribat judi, narkoba, bahkan arogan dalam menyikapi masalah hukum di masyarakat.

"Pesan Kapolri pokoknya tidak mentoleransi terlibat judi, terlibat narkoba, terlibat arogan di masyarakat copot pokoknya," ucap Refly yang dikutip dari YouTube Refly Harun, Jumat (26/8).

Namun, pencopotan disini bisa berarti dua hal, yaitu antara dicopot dari jabatannya dalam kepolisian atau dicopot dari institusi Polri.

"Saya tidak tahu copot itu itu maksudnya copot dari jabatannya atau copot dari Polri, karena susahnya copot dari jabatan tapi dikasihkan ke jabatan lain," jelasnya.

Refly Harun menyinggung peristiwa lampau, tentang seorang anggota polisi setingat Kombes yang melakukan pelanggaran, saat kekuasaan berganti jabatannya pun naik.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan