Tak Bisa Tolak Perintah Sambo Tembak Brigadir J, Benarkah ini Alasan Bharada E?

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pakar hukum tata negara Refly Harun kembali menyinggung perintah mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo terhadap penembakan Brigadir J.

Bharada E diperintahkan Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J yang menyebabkan korban meninggal, sedangkan Bripka Ricky Rizal juga diperintahkan namun menolak.

"Seperti Bharada E misalnya, kalau misalnya benar Ricky Rizal menolak, kenapa dia gak bisa menolak, kan dia juga bawahan sama statusnya," ujar Refly.

Bharada Richard Eliezer (E) melakukan penembakan karena diperintah, alasannya pun masih dipertanyakan, karena uang atau ada hal lainnya.

"Atau karena dia pengen cepat misalnya, atau karena mendapatkan iming-iming uang misalnya, ini kan tidak bisa dibenarkan," ucapnya yang dikutip dari YouTube Refly Harun, Kamis (25/8).

Saat ini, Richard merupakan justice collaborator (saksi pelaku yang bekerjasama) sehingga kemungkinan hukumannya akan diringankan.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan