Rapat Komisi III DPR Bersama Kapolri Penuh Sanjungan Puja-puji, Waktu Sama Mahfud MD Keras

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Ahli Hukum Tata Negara Bivitri Susanti menanggapi Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi III dengan Kepala Kepolisan Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Listyo Sigit Prabowo soal kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J .

Bivitri menilai sikap DPR saat rapat bersama Kapolri penuh dengan sanjungan dan pujian. Sementara, saat RDP bersama Kompolnas, Komnas HAM, dan LPSK, anggota Komisi III DPR garang menyerang Mahfud MD mempertanyakan kasus pembunuhan Brigadir J.

“Kemarin jauh lebih keras, bahkan ketika berbicara dengan Menko Polhukam, hari ini jauh lebih lembut bahkan cukup banyak sanjungan dan puji-pujian," ujar Bivitri  seperti dikutip dari Channel YouTube salah satu TV Swasta. 

Dia juga tak memungkiri adanya rumor simbiosis mutualisme soal kedekatan antara DPR dengan institusi penegak hukum. 

“Kita dengar ada rumor tentang soal kedekatan kepolisian, kejaksaan, dan institusi penegak hukum lainnya dengan Komisi III, jadi kita harus punya itu juga sebagai wawasan di belakang kepala kita untuk membaca apa yang terjadi hari ini maupun kemarin," jelasnya.

Bivitri pun memberikan contoh soal rumor relasi saling menguntungkan antara Komisi III DPR dan kepolisian atau kejaksaan. 

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan