Buntut Pernyataan ‘Amplop’ Kiai, Suharso Monoarfa Dilaporkan Polisi, Eh Ketua GP Ansor Disorot: Bukannya Dia Anggap itu Sebagai Tradisi?

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pegiat media sosial Lukman Simandjuntak menyoroti Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa yang dilaprkan Polda Metro Jaya terkait pernyataan 'amplop' kiai.

Suharso Manoarfa diduga melakukan penghinaan terhadap golongan tertentu sehingga dilaporkan polisi, namun Ketum PPP menyebut bahwa itu hanya kesalahpahaman.

Sementara itu, Suharso dilaporkan karena menyampaikan pidato yang menyinggung 'amplop' untuk kiai ketika berkunjung ke pesantren, ini menumbulkan dugaan pidana penghinaan terhadap kiai.

"Loh kok Suharso Monoarfa dilaporkan ke polisi terkait statemen 'amplop' kiai ? Bukannya Ketua GP Ansor anggap itu sbg tradisi?" ungkap Lukman yang dikutip dari Twitter @hipohan, Rabu (24/8).

Loh kok Suharso Monoarfa dilaporkan ke polisi terkait statemen "amplop" kiai ? Bukannya Ketua GP Ansor anggap itu sbg tradisi ? ???? pic.twitter.com/i6XmYrU6dF

— Lukman Simandjuntak (@hipohan) August 23, 2022 Sebelumnya, pada tahun 2019 sempat viral video Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berkunjung ke KH Zubair Muntasor.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan