Buntut Kasus Dugaan Korupsi Rektor Unila, MAKI Desak Jalur Mandiri PTN Dihapuskan, Warganet Bereaksi

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi (MAKI) mendesak agar jalur mandiri masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dihapuskan saja.

Usulan tersebut merupakan buntut dari rektor Universitas Lampung (Unila) yang tersandung kasus dugaan korupsi.

Rektor Unila diduga mematok biaya hingga Rp350 juta agar calon mahasiswa bisa masuk ke Unila melalui jalur mandiri.

Oleh karena itu, MAKI mengusulkan agar jalur mandiri masuk PTN dihapuskan di semua universitas di Indonesia.

Tentu saja hal ini memicu reaksi dari warganet. Ada yang menyetujui usulan tersebut namun dengan syarat tertentu dan ada yang tidak menyetujuinya.

Akun @ba*** menuliskan, “Boleh pak dihapus tapi kuota sbmnya dibanyakin sama rata kaya kuota mandiri ya, jadi kuotanya sama aja.”

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan