Saksi dan Tersangka Penusukan Purnawirawan TNI Sempat Berbohong, Pengamat: Penyidikan Lembaga Ini Perlu Ditinjau!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto menyoroti pernyataan dari Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo terkait saksi dan tersangka yang berbohong dengan menyebut korban meludahi tersangka serta melakukan penyerangan sehingga terjadi perkelahian dalam kasus penusukan pada Purnawirawan TNI.

Hal tersebut diungkapkan Gigin Praginanto melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Gigin Praginanto mengatakan bahwa ada yang janggal dari penyelidikan kasus tersebut.

Gigin Praginanto juga meminta untuk pihak kepolisian perlu adanya peninjauan terkait kasus yang sedang ditindak lanjuti.

"Polisi sangat mudah membuatĀ  skenario lalu mengubahnya ketika ketahuan berbohong. Saya kira semua penyidikan oleh lembaga ini perlu ditinjau. Kalau perlu diulang oleh tim independen," ujar Gigin Praginanto.

Sementara itu, terkait kasus penusukan terhadap purnawirawan TNI itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebutkan bahwa keajadian terjadi di Kabupaten Bandung barat pada Selasa (16/8) lalu.

Pada kejadian itu, purnawirawan TNI itu sedang bekerja menjadi sopir sebuah perusahaan mebel, tengah mengantar anak majikannya ke sekolah taman kanak-kanak.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan