Nah Kan! Bharada E Sudah Diperiksa Tapi Dua Saksi Kunci Belum Juga Dihadirkan, Pakar Hukum: Mereka Pakai Strategi Bubur Panas!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti Bharada E yang sudah diperiksa soal peristiwa polisi tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo yang menewaskann Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Hal tersebut ditanggapi Refly Harun melalui akun YouTube pribadi miliknya. Dalam videonya, Refly Harun menyinggung soal locus delicti atau tempat kejadian sebenarnya dari peristiwa tersebut.

Refly Harun juga mengatakan bahwa dari keterangan CCTV yang disampaikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), terlihat Brigadir J dalam kondisi sehat dan bugar.

"Kalau seandainya 20 CCTV Itu dipercaya, maka baru bisa menjawab bahwa locus delictinya benar-benar di rumah Ferdy Sambo. Karena sebelumnya mereka sudah sampai dan terlihat di dalam CCTV artinya dalam kondisi segar bugar ketika jika berasal dari Magelang," ucap Refly Harun melalui akun YouTube pribadi miliknya, dikutip Selasa (2/8).

Kemudian, Refly Harun menuturkan bahwa keterangan CCTV dari Komnas HAM sama sekali tidak mampu menjadi jawaban apa-apa.

"Itu saja sesungguhnya, ya tetapi CCTV yang diperlihatkan Komnas HAM itu belum bisa menjawab apa-apa. Nah celakanya Komnas HAM belum memeriksa saksi kunci dua lagi yaitu Ferdy Sambo dan juga istri dari Ferdy sambo Putri Candrawathi," ungkap 

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan