Isu Perselingkuhan yang Mulai Menghilang dari Upaya Pengungkapan Kematian Yosua, Kini Dugaan Pemicu Baku Tembak Lebih Mengarah ke 2 Hal Ini

  • Bagikan
X
Polhukam.id, Jakarta - Saat kasus polisi tembak polisi mulai mencuat sekitar pertengahan Juli lalu, ada sebagian orang yang berspekulasi kejadian itu dilatarbelakangi kisah cinta segitiga.

Munculnya isu perselingkuhan tak lepas dari dugaan adanya pelecehan yang dituduhkan kepada korban tewas, yakni Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sebelum terlibat baku tembak dengan sesama ajudan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Yosua dituding sempat melecehkan istri komandannya itu, Putri Candrawathi.

Baca Juga: Chat Pamitan Terakhir Yosua di Grup Whatsapp Keluarga Sebelum Kematiannya pada 8 Juli Petang, Tak Diduga, Brigadir J Itu Kirim Pesan Begini

Kini, setelah berjalan hampir sebulan, isu perselingkuhan terlihat mulai mereda seiring tak adanya bukti-bukti yang mengarah ke sana.

Alih-alih perselingkuhan, kini dugaan penyebab terjadinya insiden berdarah itu lebih mengarah pada dua hal.

Jika dilihat dari sisi tim kuasa hukum Putri Candrawathi, insiden ini dipicu sikap tidak terima Yosua yang menolak dipindahtugaskan ke bagian lain.

Sejumlah sumber menyebut Yosua sudah kadung betah jadi ajudan Sambo.

Zona nyaman inilah yang bikin Yosua berontak saat akan dipindahtugaskan.

Di sisi lain, keluarga Sambo disebut-sebut sudah tak berkenan dengan kehadiran Yosua.

Rencana pemindahan Yosua awalnya dipicu perangai sang brigadir yang kerap kali bikin jengkel.

Baca Juga: 2 Kelakuan Yosua yang Bikin Jengkel Keluarga Ferdy Sambo, Apa Mungkin Ini yang Bikin Brigadir J Itu Terancam Dikeluarkan dari Tim Ajudan?

Sementara itu, jika dilihat dari sisi tim kuasa hukum Yosua, insiden ini dipicu upaya 'skuad lama' yang ingin menyingkirkan pria asal Jambi itu.

Pengacara Yosua, Kamaruddin Simanjuntak sejauh ini belum secara gamblang menyebut siapa skuad lama ini.

Namun, tuduhannya lebih mengarah ke tim ajudan Ferdy Sambo yang lama.

Jadi, secara garis besarnya, Kamaruddin menyebut ada persaingan di antara sesama ajudan Ferdy Sambo sendiri.

Baca Juga: Terkuak, Yosua Sebenarnya Sudah Terkapar Tak Berdaya Tertelungkup di Lantai, Tapi Richard Tetap Obral Tembakan hingga Seniornya Tewas

Pihak kuasa hukum Yosua sendiri masih meyakini kliennya itu ditembak, bukan tertembak.

Jadi, ada semacam upaya pembunuhan secara sengaja.

Sumber: m.jpnn.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan