Ngeri! Ada Luka Tak Wajar di Tubuh Brigadir J, Pengacara: Makin Kuat Dugaan Dia Dibunuh

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat diselimuti misteri. Kasus ini bahkan menjadi perhatian publik. Tak hanya keluarga, masyarakat pun ingin mengetahui hasil autopsi Brigadir J.

Untuk mengungkap kasus itu, telah dilakukan autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J. Sejumlah temuan dalam autopsi kedua ini dinilai semakin menguatkan dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J.

Hal itu disampaikan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak. Menurut Martin, dalam autopsi itu pihak keluarga mengutus tim dokter untuk ikut memeriksa jenazah Brigadir J.

Setelah melakukan autopsi, dokter utusan keluarga menemukan sejumlah indikasi yang menguatkan dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Jadi secara garis besar, dari temuan-temuan ini, dari hasil autopsi kedua yang disampaikan oleh dokter yang kami tugaskan ini semakin menguatkan apa yang menjadi dugaan kami dan apa yang kami laporkan ke Mabes Polri, adanya dugaan peristiwa pembunuhan. Itu semakin menguatkan," kata Martin saat diwawancara salah satu stasiun televisi swasta dikutip pada Senin (1/8/2022).

Martin menjelaskan, dugaan pembunuhan itu tampak dari bekas luka tidak wajar pada tubuh Brigadir J. Ia mencontohkan adanya luka tembak di bagian kepala belakang, luka lebam, hingga resapan darah di jari.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan