Sebut BUMN Terjungkal Hadapi Oligarki, Said Didu Habis Babak Belur: Sakit Hati yang Tak Kunjung Sembuh Setelah Dipecat!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti pernyataan dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu terkait masalah alih kendali Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dari PT Angkasa Pura II (AP II) ke kelompok usaha Lion Group.

Hal tersebut ditanggapi Yusuf Dumdum melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Yusuf Dumdum mengungkapkan soal Said Didu yang ikut terlibat dalam peristiwa pengalihan kendali itu.

Yusuf Dumdum juga menyebutkan bahwa kasus tersebut terjadi di tahun 2006 yang dimana saat itu Said Didu masih menjabat di BUMN.

"Didu jd sekretaris BUMN sejak 2005. Kasusnya terjadi 2006," ucap Yusuf Dumdum melalui akun Twitter pribadi miliknya pada Sabtu (30/7).

Yusuf Dumdum mengatakan bahwa Said Didu yang kerap menyindir Menteri BUMN Erick Thohir dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan memakai alibi kasus belasan tahun lalu.

"Trs skrg dia teriak2 oligarki serang @jokowi @erickthohir pakai kasus yg sdh belasan th lalu. Ini sih sama aja nampar muka sendiri," ungkap Yusuf Dumdum.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan