Selingkuh, Ingin Bunuh Istri, Ratusan Juta Melayang, Pacar Kabur, Dipecat dari Pekerjaan, Jadi Buronan, dan Akhirnya…Mati!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Kopral Dua (Kopda) Muslimin, anggota TNI yang diduga menjadi otak penembakan terhadap istrinya sendiri tewas pada Kamis (28/7/2022) pagi kemarin.Kopda Muslimin tewas di rumah orangtuanya di Trompo, Kendal, setelah sebelumnya sempat muntah-muntah. Sebelum tewas, pria yang tadinya diberi inisial Kopda M ini sempat menghilang sejak 18 Juli silam. Anggota Batalion Artileri Pertahanan Udara 15 TNI AD Semarang itu sempat masuk daftar pencarian orang (DPO).

Ini contoh kasus pengecut level paling pengecut. Gimana tidak, mosok 4 laki-laki bawa pistol lawan 1 ibu-ibu. Udah gitu mereka nembak ibu itu lageee ???? pic.twitter.com/g3DsBDr5YM

— J Suryo Prabowo (@JSuryoP1) July 19, 2022

Komandan Muslimin di kesatuannya, Kolonel CPM Rinoso Budi mengatakan, dari hasil autopsi diduga Muslimin tewas karena keracunan.

Tidak ada ditemukan luka akibat kekerasan, baik benda tajam maupun tumpul. "Dari pemeriksaan dalam, didapatkan tanda mati lemas yang diduga oleh karena penyakit pada otak atau keracunan," kata Rinoso, Kamis kemarin. Kendati demikoan, perwira berpangkat melati tiga itu menyatakan masih diperlukan pemeriksaan penunjang berupa patologi anatomi untuk memastikan penyebab kematian Kopda Muslimin. Menurutnya, proses pemeriksaan patologi anatomi akan memakan waktu sekitar 2-4 pekan. Selain itu, Rinoso menyebut diperlukan juga pemeriksaan laboratorium toksikologi untuk memastikan penyebab kematian Kopda Muslimin.

Sumber: sulsel.suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan