Website Koperasi 212 Tidak Bisa Diakses, Guntur Romli: Giliran Ada Dugaan Aliran Dana Haram dari ACT Semua Cuci Tangan!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyoroti soal kasus penyelewengan dana lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diduga disalurkan untuk koperasi syariah 212 sebesar Rp10 miliar.

Hal itu ditanggapi Guntur Romli melalui akun Twitter pribadi milikny. Dalam cuitannya, Guntur Romli mengungkit saat gerakan 212 sedang marak-maraknya.

Guntur Romli mengatakan bahwa disaat seperti ini yang dipenuhi dugaan terseretnya nama Koperasi Syariah 212, banyak para tokoh yang justru menghilangkan jejaknya.

"Zaman 212 masih jumawa, tak sedikit yg ngaku tokoh agama yg pansos ingin dikaitkan dgnnya, tp saat bermasalah, ada dugaan aliran dana haram dr ACT, semua cuci tangan," ucap Guntur Romli melalui akun Twitter pribadi miliknya pada Kamis (28/7).

Kemudian, Guntur Romli juga mengatakan bahwa saat ini website milik Koperasi Syariah 212 tidak bisa diakses setelah struktur kepengurusannya banyak disoroti lantaran tertera nama beberapa pemuka agama termasuk Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Cholil Nafis.

"Info pengurus diedit di websitenya. Kini unt menghapus jejak, website koperasi jarimah ini ditutup," imbuh Guntur Romli.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan