Temuan Baru Kasus Kematian Yosua dari Rekaman CCTV: Baku Tembak Diduga Tidak Terjadi Pukul 17.00, Tapi di Malam Hari

  • Bagikan
X
Polhukam.id, Jakarta - Ada sebuah temuan baru dalam penyelidikan tewasnya Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Berdasarkan temuan CCTV, ada dugaan baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo tidak terjadi pukul 17.00.

Dikutip dari berbagai sumber, berdasarkan rekaman CCTV di rumah pribadi Sambo, Putri Candrawathi dan rombongan yang mengawalnya dari Magelang diduga menjalani tes PCR ketika sudah petang alias maghrib.

Baca Juga: Rekaman CCTV Perlihatkan Irjen Ferdy Sambo Melakukan Sesuatu Sebelum Baku Tembak 2 Anak Buahnya, Kira-kira Lagi Ngapain ya, Pak Jenderal?

Bila memang perkiraan waktu itu benar, maka baku tembak tidak mungkin terjadi pukul 17.00 tapi lebih malam, tepatnya setelah waktu maghrib.

Selesai tes PCR, rombongan Putri berpindah ke rumah dinas yang jaraknya hanya sekitar 500 meter dari rumah pribadi.

Di rumah dinas itulah kejadian tak terduga terjadi. Yosua disebut-sebut melecehkan Putri Candrawathi yang notabene istri komandannya sendiri yang berpangkat jenderal.

Teriakan Putri kemudian memancing kedatangan rekannya sesama ajudan, Richard Eliezer Pudihang Lumiu untuk datang turun dari lantai dua untuk bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga: Kaget! Berkaca dari Cerita Tukang Kebun, Bisa Jadi Memang Ada Upaya Brigadir J untuk Melecehkan Istri Irjen Ferdy Sambo

Kedatangan Richard alias Bharada E ini membuat Yosua mengamuk dan melepaskan tembakan.

Keduanya akhirnya terlihat baku tembak selama sekian menit yang berakhir dengan tewasnya Yosua.

Semua momen itu berlangsung dengan cepat.

Terkait temuan waktu ini, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mendalami waktu perkiraan kejadian lewat metode cell dump.

Pada metode ini, jalur komunikasi dari ponsel orang-orang yang terkait kasus akan dilacak lewat call data record atau CDR.

CDR dikumpulkan oleh setiap operator. Di dalamnya ada daftar berisi pesan masuk, panggilan masuk maupun panggilan keluar.

Komnas HAM sudah mendapatkan data CDR dari Labfor Polri.

Sumber: suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan