Koperasi 212 Ngaku Paling Bersyariah, Tapi Kalau Bener Terima Uang Boeing dari ACT Itu Kriminal!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Koperasi Syariah 212 mendapat sorotan tajam setelah diketahui disebut menerima dana santunan korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang mengalir dari lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli menyebut kalau benar Koperasi Syariah 212 menerima uang itu, maka kana jadi kriminal.

"Koperasi Syariah 212 ngaku2 palingĀ  bersyariah, tp klau benar terima penggelapan duit dr santunan Boeing, bukan syariah tapi jarimah (kriminal)," paparnya dikutip dari Twitter pribadinya, Kamis (28/7/2022).

Diberitakan sebelumnya Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf mengungkapkan bahwa Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalahgunakan Rp34 Miliar dari total Rp138 Miliar dana dari Boeing.

"Bahwa total dana yang diterima dari ACT dari Boeing kurang lebih 138 Miliar. Kemudian digunakan untuk program yang telah dibuat oleh ACT kurang lebih 103 M dan sisanya 34 M digunakan tidak sesuai peruntukannya," katanya dalam konferensi pers pada Senin (25/07/2022).

Helfi lantas membeberkan apa saja dana yang tidak digunakan sesuai peruntukannya. Pertama adalah digunakan untuk pengadaan armada truk kurang lebih Rp2 Miliar, kemudian untuk program food bus Rp3,8 Miliar, kemudian pembangunan pesantren peradaban Tasik Malaya kurang lebih Rp8,7 M.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan