Soal Polisi Tembak Polisi, Mantan Kabareskrim Minta Pengacara Keluarga Brigadir J Tidak Melulu Bantah Polri: Siapa Tau Pinter

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Mantan Kabareskrim, Komjen (Purn) Susno Duadji, membahas soal kasus polisi tembak polisi antara Brigadir J dan Bharada E.

Komjen (Purn) Susno Duadji meminta pihak pengacara keluarga Brigadir J untuk tidak selalu membantah pernyataan pihak kepolisian.

Salah satunya soal senjata yang digunakan Bharada E untuk menembak Brigadir J. Polisi sempat menyatakan lima tembakan Bharada E semuanya mengenai Brigadir J.

“Senjata otomatis katanya pakai senjata Glock. Duar, ditembak, lima peluru kena semua. Kalo kena jantung langsung geletak, kan? Tapi ada peluru di dinding,” ujar Susno Duadji di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club yang ditayangkan pada Senin (25/7).

Ia mengatakan jika satu dari lima peluru sudah mengenai jantung dan sasaran tergeletak, itu berarti ada empat peluru di lantai. Tapi dalam pernyataan polisi ada empat peluru di dinding.

Komjen (Purn) Susno Duadji mengatakan kepada pengacara keluarga Brigadir J yaitu Johnson Panjaitan agar tidak membantah pernyataan-pernyataan polisi.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan