Autopsi Jenazah Brigadir J Sampai Minta Bantuan TNI Hingga Akademisi, Muncul Doktrin: Bisa Salah Tapi Nggak Boleh Bohong

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto, menanggapi soal autopsi jenazah Brigadir J yang diminta pihak keluarga agar dilakukan oleh pihak eksternal Polri.

Polri telah mengizinkan autopsi Brigadir J dilakukan oleh pihak eksternal Polri, yaitu oleh tim forensik dari TNI hingga akademisi perguruan tinggi.

Albertus Wahyurudhanto menilai perizinan yang diberikan Polri merupakan langkah yang patut diapresiasi untuk menguak seterang-terangnya kasus polisi tembak polisi ini.

Ia menilai dengan keterlibatan akademisi dalam proses autopsi, akan semakin independen penyidikan dan penyelidikan kasus ini.

“Ini kalo kita bicara soal dunia akademik, dunia akademik itu kan bisa salah tapi nggak boleh bohong,” ujar Wahyu di acara Apa Kabar Indonesia Pagi pada Minggu (24/7).

Ia meyakini bahwa dengan ditambahkannya akademisi dalam proses autopsi mendukung kejujuran dalam proses penyidikan dan penyelidikan kasus ini.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan