Soroti Alibi Ferdy Sambo dalam Kasus Brigadir J, Pakar Sebut Satu Fakta Paling Penting, Simak!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Pakar hukum tata negara Refly Harun menyinggung baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kronologi terjadinya peristiwa tersebut, dipicu dengan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap istri Ferdy Sambo.

Kemudian ajudan Ferdy Sambo, Bharada E melakukan perlawanan kepada Brigadir J, karena ada teriakan saat kejadian, sehingga baku tembak tak bisa dihindari.

"Kepala Biro Penerangan Umum Mabes Polri Ahmad Ramadhan yang mengatakan bahwa terjadi tembak menembak karena mau melecehkan, kemudian berteriak."

"Kemudian panik, kemudian didatangi oleh Bharada E, terjadilah tembak menembak, Bharada E berhasil lima peluru. Sementara tujuh peluru yang dimuntahkan Brigadir J tak satu pun yang mengenai," bebernya.

Kronologi tersebut tanpa ada kehadiran Sambo, karena dikatakan bahwa saat itu dia sedang melakukan tes PCR, sehingga keberadaannya dipertanyakan.

Sumber: nw.wartaekonomi.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan