Makjleb! Jokowi Beri Peringatan ke Polisi soal Kasus Kematian Brigadir J, 2 Kali Pula! Begini Pesan Presiden ke Korps Baju Coklat

  • Bagikan
X
Polhukam.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo sudah dua kali angkat bicara terkait kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Pertama, saat kunjungan ke Subang pada 12 Juli lalu. Saat itu, Jokowi menekankan pentingnya penyelesaian kasus secara proses hukum.

Pada Kamis (21/7/2021), Jokowi kembali angkat bicara terkait kasus yang menyebabkan tiga pejabat Polri dicopot dari jabatannya itu.

Kali ini presiden menekankan tiga poin.

Pertama, Jokowi mewanti-wanti agar penanganan kasus jangan sampai menimbulkan persepsi buruk di masyarakat.

Kedua, mantan wali kota Solo itu menegaskan perlunya transparansi.

"Buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi," kata Jokowi di sela-sela kunjungan kerjanya di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga: Dari Barang Bukti Ini Polisi Disebut-sebut Sudah Kantongi Nama Pelaku Pembunuh Brigadir J di Rumah Kadiv Propam, Jadi Bukan Bharada E?

Menurut Jokowi, dua poin tersebut penting agar masyarakat tidak meragukan kepolisian.

Oleh karena itu, poin ketiga yang ditekankannya adalah pentingnya menjaga kepercayaan terhadap institusi Polri.

"Itu penting agar tidak ada keragu-raguan terhadap peristiwa yang ada. Ini yang harus dijaga," ucap Gubernur DKI Jakarta kurun waktu 2012-2014 itu.

Merespons ucapan presiden, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan penanganan kasus kematian Brigadir J sudah dilakukan secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Baca Juga: Adik Brigadir J Ungkap Pernyataan Tak Terduga! Saat Lihat Jenazah Sang Kakak, Ia Sampai Heran dan Berucap 'Ini Abang Saya..'

Dedi mengatakan tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo masih bekerja secara maksimal untuk menelaah perkara tersebut.

"Tim masih bekerja maksimal," ujar jenderal bintang dua itu saat dikonfirmasi pada Kamis kemarin.

Sumber: genpi.co

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan