Wabah PMK Tak Pengaruhi Pedagang Daging Sapi di Pasar

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan, ternyata tidak mempengaruhi penjualan daging sapi di Pasar Sumedang. Terpantau pada Jumat (8/7/2022) siang, aktifitas jual beli daging sapi terlihat normal.

Para pedagang menjual daging sapi di pasar mulai dari Rp 130 ribu hingga 140 ribu setiap kilogramnya. Ditengah maraknya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak yang terjangkit ini, tidak mempengaruhi jual beli daging sapi di Pasar Sumedang.

Salah seorang pedagang daging sapi Gingin (32) mengaku tidak mengalami kendala untuk bisa mendapatkan daging sapi dari para pemotong hewan, meskipun sempat khawatir dengan adanya PMK yang masuk ke Sumedang.

"Sejauh ini harga daging sapi tidak terpengaruh adanya PMK. Kenaikan harga biasa terjadi menjelang Idul Adha, tapi tidak terlalu signifikan" katanya. Hal serupa juga diungkapkan Ibu Erat.  Pedagang daging sapi Pasar Sumedang ini mengatakan isu PMK  tidak berdampak signifikan terhadap usaha yang gelutinya.

Ibu Erat mengaku, omzet penjualan daging sapinya berjalan normal seperti biasa. "Penyakit mulut dan kuku, tidak ada pengaruhnya disini. Stok daging di pasar banyak, daging sapi yang dijual juga sehat," ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang Nandang Suparman menjelaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah melakukan upaya upaya penanganan PMK dengan membentuk satgas untuk memantau dan menangani penyakit terhadap ternak sapi dan kambing.

Sumber: jpnn.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan