Operasi Pengaruh China Digenjarkan, Badan Kontra Intelijen Amerika Beri Respons Ini

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Washington - China telah mengintensifkan operasi pengaruh yang bertujuan memanipulasi Amerika Serikat agar menekan pemerintah federal demi mengupayakan kebijakan yang lebih ramah pada Beijing, kata badan kontra intelijen AS.

Peringatan itu muncul di tengah ketegangan antara Washington dan Beijing atas sejumlah masalah yang mencakup penjualan senjata AS ke Taiwan dan catatan hak asasi manusia China hingga aktivitas militer Beijing di Laut China Selatan dan dugaan operasi spionase terhadap Amerika Serikat.

China "memahami bahwa para pemimpin negara bagian dan lokal AS memiliki kemerdekaan dari Washington dan mungkin berusaha menggunakannya sebagai sarana untuk mengadvokasi kebijakan nasional AS yang diinginkan Beijing," kata Pusat Kontra Intelijen dan Keamanan Nasional dalam buletin yang dikirim ke pejabat negara bagian dan lokal.

Seorang juru bicara kementerian luar negeri China pada Kamis menolak tuduhan itu dan mengatakan kerja sama antara kedua belah pihak benar-benar "memiliki legitimasi".

"Kami orang China memiliki pepatah: Dia yang kehilangan kapak mencurigai tetangganya karena mencurinya," kata juru bicara Zhao Lijian pada konferensi pers di Beijing.

"Ini menggambarkan mentalitas AS, yang dipenuhi dengan mentalitas Perang Dingin dan bias ideologis."

Sumber: republika.co.id

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan