BPDPKS Dukung UKMK Sawit di Kalimantan Selatan Kembangkan Minyak Merah

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berkolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengadakan serangkain kegiatan dalam rangka memperkuat dan mengembangkan Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UKMK) Sawit di Kalimantan Selatan.

Kegiatan diawali dengan Seminar Nasional dengan tema "Peran Promosi Produk Hilir UKMK Kelapa sawit dalam Penguatan Perekonomian Nasional". Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Rattan In Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, Rabu (6/7/2022).

Rangkaian kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan pada 25-26 Agustus 2022 berupa workshop teknologi produksi produk hilir kelapa sawit yang akan diikuti oleh UKMK Sawit Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan workshop nantinya, UKMK akan diberikan pengetahuan tentang pengembangan minyak merah. 

Dalam sambutannya Direktur Utama BPDPKS yang diwakili Kepala Divisi UKMK BPDPKS Helmi Muhansyah menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya BPDPKS dalam mewujudkan kemitraan dengan UKMK berbasis sawit dalam rangka mencapai visi BPDPKS yaitu "Menjadi badan pengelola dana yang terpercaya dalam pengembangan sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional untuk kesejahteraan rakyat Indonesia".

Melalui kegiatan kolaborasi ini, diharapkan dapat membuka cakrawala untuk memperkuat pengembangaan UKMK berbasis sawit khususnya di Kalimantan Selatan; meningkatkan kemitraan UKMK berbasis sawit dengan berbagai pihak; meningkatkan kesejahteraan para pekebun sawit rakyat baik secara kelembagaan UKMK-nya maupun individu para pelakunya; meningkatkan citra (brand image) sawit yang berperan dalam pemberdayaan potensi ekonomi daerah; serta diharapkan bisa berkontribusi dalam membentuk persepsi positif kelapa sawit di Indonesia sebagai industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Keynote Speech disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti, yang menyampaikan informasi terkait transformasi dana pemerintah untuk pendidikan tinggi, yang dilakukan dengan tiga jalur, yaitu insentif berdasarkan capaian IKU, Matching Fund untuk kerja sama dengan mitra, dan Competitive Fund Program kompetisi kampus merdeka. 

Sumber: jpnn.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan