Anak Kos Bisa Panik, Jokowi Sebut Indomie Cs Terancam Naik Harga Gegara Perang Rusia dan Ukraina!

  • Bagikan
X

Polhukam.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengingatkan akan kenaikan harga gandum dunia yang mengancam ketahanan pangan sejumlah negara. Hal itu disebabkan oleh adanya perang yang terjadi di Ukraina dan Rusia. Kedua negara diketahui adalah salah satu produsen gandum untuk dunia.

Ia membeberkan isi percakapannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin soal stok gandum yang mereka simpan. Gandum yang disimpan Ukraina mencapai 77 juta ton.

Stok itu memang sengaja tidak diekspor Ukraina untuk pertahanan pangan di negaranya sendiri. Sementara di Rusia, terdapat 137 juta ton gandum yang sengaja ditahan Putin.

Padahal tidak sedikit orang di dunia yang bergantung kepada gandum hasil produksi Ukraina dan Rusia.

"Di Afrika dan beberapa negara di Asia sudah mulai yang namanya kekurangan pangan akut sudah mulai yang namanya kelaparan bayangkan. Kita ini harus betul-betul bersyukur bahwa negara kita diberikan pangan yang namanya beras utamanya tidak naik, harus kita syukuri betul."

Atas Hal tersebut Jokowi mengajak masyarakat untuk bersyukur karena bahan pangan pokok Indonesia yakni beras tidak terpengaruh oleh naiknya harga gandum global.

Sumber: suara.com

Artikel Asli

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan